PENGALAMATAN STATIS DAN DINAMIS
A. PENDAHULUAN
Pengertian
IP static yaitu IP yang di dikirimkan ke sebuah PC/Server, atau perangkat networking lainnya (misal router) sehingga IP nya tidak berubah ubah. Sedangkan IP dynamic yaitu IP yang didapatkan oleh computer/router lain dari system DHCP, IP dynamic biasanya berubah-ubah.
Saat ini dunia telah kehabisan stock IPv4 yang hanya sekitar 4 Milayaran. Dengan latar belakang seperti itulah IPv6 dibuat. IPv6 datang sebagai generasi selanjutnya dari IPv4 yang sudah kehabisan stock. Yang membedakan IPv4 dan IPv6 adalah Jumlah bitnya, jumlah oktetnya, penulisannya, dan penggunaannya.
Latar belakang Masalah
Karena dunia sudah kehabisan IPv4, dibuatlah IPv6 yang jumlahnya jauh lebih banyak dibanding dengan IPv4, bahkan jumlahnya jauh lebih banyak dibanding manusia yanng ada di bumi. Oleh karena itu, kita harus mempelajari IPv6.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
Memahami Pengalamatan Statis dan Dinamis, dan dapat memahami IPv4 dan IPv6
C. BATASAN DAN RUANG LINGKUP PEKERJAAN
- Alamat Statis dan Dinamis
- Penulusan IPv6
D. TARGET DAN HASIL YANG DIHARAPKAN
Dapat memahami alamat Statis dan Dinamis, dan memahami konversi IPv4 dan IPv6.
E. TAHAPAN PELAKSANAAN
Mendengarkan penjelasan dari Trainer.
- Dengan penetapan statis, administrator jaringan harus secara manual mengkonfigurasi informasi jaringan untuk sebuah host. Minimal, ini termasuk alamat IPv4 host, subnet mask, dan gateway default
Alamat statis memiliki beberapa keunggulan. Misalnya, mereka berguna untuk printer, server, dan perangkat jaringan lain yang perlu diakses oleh klien di jaringan. Jika host biasanya mengakses server pada alamat IPv4 tertentu, tidak baik jika alamat tersebut diubah.
Saat menggunakan pengalamatan IPv4 statis, penting untuk mempertahankan daftar akurat alamat IPv4 mana yang ditetapkan ke perangkat mana. Selain itu, ini adalah alamat permanen dan biasanya tidak digunakan kembali.
- Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan.
DHCP secara otomatis memberikan informasi pengalamatan seperti alamat IPv4, subnet mask, gateway default, dan informasi konfigurasi lainnya.
DHCP umumnya merupakan metode yang lebih disukai untuk menetapkan alamat IPv4 ke host di jaringan besar karena mengurangi beban staf dukungan jaringan dan hampir menghilangkan kesalahan entri.
Manfaat lain dari DHCP adalah bahwa alamat tidak secara permanen ditetapkan ke host tetapi hanya disewakan untuk jangka waktu tertentu. Jika host dimatikan atau diambil dari jaringan, alamat dikembalikan ke kumpulan untuk digunakan kembali. Ini sangat membantu dengan pengguna seluler yang datang dan pergi di jaringan.
- IPv6 merupakan generasi dari IPv4. Jika IPv4 terdiri dari 4 Oktet dan 32 Bit, IPv6 memiliki 6 Oktet dan 128 Bit.
- IPv6 ditulis menggunakan angka Hexadesimal. Berbeda dengan ip yang ditulis dengan angka desimal. Contoh penulisan IPv6 adalah seperti ini:
=> 0ef8:345a:87df:fa12:0000:0001:23fa:98de
- IPv6 juga dipisahkan menggunakan titik dua ( : ) . Berbeda dengan IPv6 yang dipisahkan dengan titik. Kita juga dapat mempersingkat penulisannya. Misalnya kita memiliki IPv6:
=> 0ef8:005a:07df:0000:0000:0000:23fa:08de
Terlihat diatas terdapat beberapa oktet yang hanya terdiri dari angka 0. Maka kita bisa mempersingkat penulisannya menjadi:
=> 0ef8:005a:07df::23fa:08de
Hal ini sangat berguna jika kita menulis ipv6 yang cukup panjang tersebut. Ketimbang menulis dari awal sampai akhir. Kita dapat mempersingkat penulisannnya. Kita juga dapat menghilangkan 0 diawal oktet untuk lebih menyingkat penulisan.
Misalnya:
0ef8:005a:07df::23fa:08de => ef8:5a:7df::23fa:8de
F. ALAT DAN BAHAN
Alat
Laptop
Mouse
Charger
Bahan
Cisco Packet Tracer
Koneksi Internet
G. TARGET WAKTU
21.00-03.00
H. TEMUAN MASALAH DAN SOLUSINYA
-
I. KESIMPULAN YANG DI DAPAT
Saat ini dunia telah kehabisan stock IPv4 yang hanya sekitar 4 Milayaran. Dengan latar belakang seperti itulah IPv6 dibuat. IPv6 datang sebagai generasi selanjutnya dari IPv4 yang sudah kehabisan stock. Yang membedakan IPv4 dan IPv6 adalah Jumlah bitnya, jumlah oktetnya, penulisannya, dan penggunaannya.
J. REFERENSI
Training Cisco



