A. PENDAHULUAN
Pengertian
Employability Skills merupakan kemampuan dasar yang diperlukan untuk mendapatkan atau mempertahankan suatu pekerjaan.
Kita dikatan sudah mempunyai Employability Skills apabila sudah memenuhi 8 aspek yaitu, Inisiatif, Perencanaan dan Pengorganisasian, Selalu Belajar, Manajemen Diri, Mengikuti dan Menggunakan Teknologi, Komunikasi, Problem Solving (Memecahkan Masalah), dan yang terakhir yaitu Team Work (Kerja Tim).
Latar belakang masalah
Karena lulusan SMK ditujukan sebagai salah satu pencetak tenaga kerja terampil untuk dunia usaha/dunia industri, disamping itu alumni SMK juga dapat berwirausaha dan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
Mempelajari pentingnya memiliki Employability Skills agar nanti dapat mengimplementasikannya didalam dunia kerja.
C. BATASAN DAN RUANG LINGKUP PEKERJAAN
- Pengertian Employability Skills.
- Kenapa Employability Skills sangat berguna bagi lulusan SMK?
- Inisiatif.
- Perencanaan dan Pengorganisasian.
- Selalu Belajar.
- Manajemen Diri.
- Mengikuti dan Menggunakan Teknologi.
- Komunikasi.
- Problem Solving (Memecahkan Masalah).
- Team Work (Kerja Tim).
D. TARGET DAN HASIL YANG DIHARAPKAN
Dapat mengimplementasikan atau menerapkannya langsung nanti didalam dunia kerja.
E. TAHAPAN PELAKSANAAN
- Briefing.
- Tanya jawab.
Sebenarnya apa sih yang dimaksud employability skills itu?
Employability skills merupakan kemampuan dasar yang diperlukan untuk mendapatkan atau mempertahankan suatu pekerjaan.
Dan Kenapa employability skills sangat berguna bagi lulusan SMK?
Karena lulusan SMK ditujukan sebagai salah satu pencetak tenaga kerja terampil untuk dunia usaha/dunia industri, disamping itu alumni SMK juga dapat berwirausaha dan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
Kita dikatan memiliki kompetensi jika sudah memiliki 3 aspek, yaitu Pengetahuan, keterampilan, sikap kerja.
Kita dikatan memiliki Employability Skills jika sudah memiliki 8 aspek. Yaitu, Inisiatif, Perencanaan dan Pengorganisasian, Selalu Belajar, Manajemen Diri, Mengikuti dan Menggunakan Teknologi, Komunikasi, Problem Solving (Memecahkan Masalah), dan yang terakhir yaitu Team Work (Kerja Tim).
8 Aspek Employability Skills yaitu sebagai berikut
Kenapa 8 Aspek Employability Skills dibuat dalam gambar yang berbentuk piramid seperti gambar diatas? karena seseorang dapat dikatan mempunyai Employability Skills itu jika sudah memenuhi 8 aspek yang terdapat dalam gambar tersebut. Dan Employability Skills itu ada tahapannya, tahapan Employabilty Skills dimulai dari yang paling bawah, yaitu Inisiatif dan yang paling akhir itu Team Work (Kerja Tim).
Ibarat bangunan yang dapat berdiri kokoh itu pasti memiliki pondasi yang kuat, kalau sebuah bangunan tidak memiliki pondasi yang kuat, bangunan itu pasti akan roboh. Nah begitu juga dengan Employability Skills, jika aspek Employability Skills yang paling bawah tidak dapat kita lakukan dengan benar, maka aspek-aspek selanjutnya atau yang berada diatasnya juga tidak dapat berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Nah 8 Aspek Employability Skills itu meliputi apa saja? Mari kita kupas satu persatu.
1. Inisiatif
Yang pertama adalah Inisiatif. Inisiatif adalah ide untuk melakukan tindakan yang baru atau tindakan yang berbeda, namun dengan tujuan yang sama, yaitu untuk menyelesaikan pekerjaan atau untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Inisiatif juga bisa diartikan sebagai melakukan suatu tindakan tanpa harus disuruh terlebih dahulu atau dengan keingininannya sendiri.
2. Perencanaan dan Pengorganisasian
Setelah memiliki Inisiatif, pasti kita membutuhkan yang namanya Perencanaan dan Pengorganisasian. Kemampuan merencanakan dan mengatur kegiatan dapat diartikan juga sebagai kemampuan manajerial. Kemampuan manajerial diperoleh melalui pengalaman. Keterampilan manajerial adalah keterampilan untuk mengatur, mengoordinasikan dan menggerakkan kegiatan ke arah pencapaian tujuan yang telah ditentukan organisasi.
3. Selalu Belajar
Belajar merupakan proses mengembangkan keterampilan, kompetensi, dan sikap. Nah, seiring berkembangnya teknologi, sekarang belajar tidak harus di sekolahan bealajar juga bisa dimana saja. Bisa dirumah, di mobil, dan belajarnya itu bisa lewat youtube, ruang guru, brainly, dll. Belajar juga tidak harus tentang materi, belajar juga bisa didapat dari pengalaman, baik itu pengalaman baik ataupun pengalaman buruk.
4. Manajemen Diri
Manajemen diri atau bisa disebut Pengeloaan diri, merupakan kemampuan mengendalikan pikiran, ucapan, emosi dan perbuatan. Manajemen diri juga bisa dikatan sebagai kemampuan untuk mengatur emosi, pikiran, dan perilaku seseorang dalam situasi yang berbeda secara efektif dalam mengelola stres, dan memotivasi diri sendiri.
5. Mengikuti dan Menggunakan Teknologi
Kita sebagai generasi milenial harus bisa mengikuti perkembangan zaman dan harus bisa mengikuti perkembangan teknologi. Jangan sampai kita itu GAPTEK, atau GAGAP TEKNOLOGI. Dan kita juga jangan sampai diperbudak oleh teknologi.
Seiring berkembangnya zaman sekarang apa-apa itu sudah menggunakan teknologi. Dan semakin canggihnya teknologi yang sekarang, orang-orang itu malah terlena dan menyalahgunakan teknologi. Jadi, kita sebagai generasi Milenial, generasi penerus bangsa, kita harus bisa menggunakan teknologi sebaik-baiknya. Karena balik lagi segala perbuatan pasti ada timbal baliknya, baik buruknya itu tergantung kita yang menggunakannya.
6. Komunikasi
Komunikasi adalah tindakan untuk mengekspresikan ide dan perasaan, dan memberikan informasi kepada orang lain, baik secara lisan maupun tulisan. Contohnya lisan ya seorang guru sedang menjelaskan sebuah materi kepada muridnya. Dan kalo tulisan misalnya kayak Chat lewat Whatsapp, Instagram, Telegram, dll.
7. Problem Solving
Pemecahan masalah adalah suatu pemikiran yang terarah secara langsung untuk menemukan suatu solusi atau jalan keluar untuk suatu masalah yang spesifik.
Kalian kalo ada masalah ya hadapi aja, jangan putar balik, jangan malah lari dari masalah. Ya ga gentelman lah. kan masalah dicipatakan untuk dihadapi, buka malah ditinggal lari.
8. Team Work
Yang terakhir yaitu Team Work (Kerjasama). Nah, ketika seseorang sudah mempunyai 7 aspek yang sudah dijelaskan diatas, maka seseorang itu akan mudah diajak kerjasama. Orang itu pasti sudah mengerti sikap-sikap yang harus dilakukan ketika kerjasama (Team Work). Kerjasama merupakan kemampuan mental seseorang untuk dapat bekerja bersama-sama dengan orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas yang telah ditentukan.
Tujuan dari Kerjasama:
- Supaya meringankan beban yang dipikul.
- Mempersingkat waktu.
F. ALAT DAN BAHAN
Laptop, Charger, Internet, Buku Employability Skills Lulusan SMK.pdf.
G. TARGET WAKTU
Jam kerja (08.00-16.00 WIB).
H. TEMUAN PERMASALAHAN DAN SOLUSINYA
-
I. KESIMPULAN YANG DIDAPAT
Employability Skills sangat berguna dalam dunia kerja, terutama bagi siswa lulusan SMK, Karena lulusan SMK ditujukan sebagai salah satu pencetak tenaga kerja terampil untuk dunia usaha/dunia industri, disamping itu alumni SMK juga dapat berwirausaha dan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
J. REFERENSI
Buku Employability Skills Lulusan SMK.pdf