Menerima jasa editing foto dan video. Hubungi saya
Postingan

Berdiskusi Dan Membahas Tentang Masalah-Masalah Yang Ditemui Saat Bekerja || BLC TELKOM KLATEN

 













A. PENDAHULUAN

Pengertian

Diskusi adalah kegiatan yang dilakukan untuk merundingkan atau bertukar pikiran atau pendapat guna menghasilkan pemahaman terhadap suatu masalah atau topik. Dengan kata lain diskusi ialah proses pertukaran pikiran, gagasan, dan juga ide untuk menyelesaikan masalah.

Dan pada kesempatan kali ini kita akan berdiskusi dan membahas tentang masalah-masalah yang ditemui saat bekerja dan juga cara menyelesaikan masalah-masalah tersebut supaya pekerjaan dapat berjalan lancar dan tetap produktif.

Latar belakang masalah

Dalam bekerja, terkadang kita pasti menjumpai yang namanya masalah, baik itu masalah pribadi maupun dengan orang lain. Karena itulah kita harus mengetahui macam-macam masalah dan cara mengatasi masalah tersebut.

B. MAKSUD DAN TUJUAN

Tujuan diskusi adalah memperoleh pemahaman bersama secara teliti dan jelas dari suatu informasi, pendapat, dan pengalaman yang telah telah saling diberitahukan. Diskusi juga digunakan untuk mempersiapkan dan merampungkan kesimpulan, pernyataan, atau keputusan akhir.

Dan untuk tujuan diskusi kita sendiri yaitu supaya masalah yang di temui saat bekerja dapat segera terselesaikan dan pekerjaan bisa semakin produktif.

C. BATASAN DAN RUANG LINGKUP PEKERJAAN

- Apa itu masalah kerja dan dampaknya bagi kinerja kita.
- Macam-macam masalah dan cara menyelesaikannya.

D. TARGET DAN HASIL YANG DIHARAPKAN

Dapat menghadapi maslah yang kita temui dan dapat menyelesaikannya.

E. TAHAPAN PELAKSANAAN

- Briefing.
- Diskusi bersama-sama.



PEMBAHASAN:


Apa itu Hambatan kerja dan dampaknya bagi kinerja kita
    Hambatan adalah sesuatu yang memperlambat atau menggagalkan kita dalam mencapai tujuan. Hambatan dapat memperlambat kita dalam menggapai tujuan kita, karena dengan adanya hambatan kita menjadi fokus ke masalah tadi, dan bukan ke tujuan kita. 

Parahnya lagi hambatan dapat mempengaruhi kita untuk berhenti di tengah jalan, sehingga proses kita menggapai tujuan tadi benar-benar terhenti. Karena itulah kita harus mengatasi hambatan ini, mulai dari menghadapinya, mencegahnya dan menghindarinya agar tidak terulang lagi.

Di tempat kerja terkadang juga terjadi hambatan entah dari diri sendiri, teman kerja, atasan, lingkungan atau yang lainnya. Dan hambatan ini tentunya mengganggi produktifitas kita dalam melakukan pekerjaan.

Misalnya kita sendiri yang tidak fokus saat bekerja, kurangnya komunikasi (miss kom), teman kerja yang mengganggu dan mengajak ke hal yang tidak benar, ataupun lingkungan yang tidak bersih dan berantakan.

Dengan ditemukannya masalah-masalah tadi, kita tidak akan bisa fokus ke pekerjaan kita. Karena dengan adanya masalah atau hambatan tadi, fokus kita akan teralihkan kesana dan membuat kita tidak fokus ke pekerjaan utama kita. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengahadapi masalah tadi, hilangkan hambatan dan fokus ke pekerjaan.


Macam-macam hambatan dan cara menyelesaikannya
    Ada macam-macam hambatan yang mungkin kita hadapi di dunia kerja, salah satunya adalah mental block. Yaitu keadaan dimana kita susah untuk diajak maju, keadaan dimana kita takut untuk menjadi lebih baik, entah karena sifatnya atau karena pengalamannya.

Ada beberapa ciri-ciri atau pertanda jika seseorang itu memiliki mental block, ciri-cirinya yaitu:

  • Malas
    Yang pertama itu malas. Malas merupakan sifat dimana kita tidak ingin melakukan apapun dan hanya ingin tidur dan bersantai-santai. Orang dengan sifat seperti ini hanya ingin tidur seharian dan tidak melakukan apapun di kesehariannya.

  • Ragu-ragu
    Ragu-ragu adalah keadaan dimana kita bingung. Bingung antara melakukan atau tidak melakukan, biasanya disebabkan oleh diri kita sendiri, misalnya karena kita terlalu banyak mikir dan akhirnya kita tidak melakukannya atau karena pengalaman kita dimana terakhir kali kita melakukannya hal tersebut tidak berjalan baik.

  • Mudah putus asa
    Putus asa adalah keadaan dimana kita sudah menyerah, kita sudah tidak ingin melakukannya lagi. Biasanya hal ini disebabkan hasil yang tidak kita inginkan, atau hambatan dan masalah yang terus terjadi.

Orang yang mudah putus asa adalah orang yang sudah menyerah padahal baru melakukan sesuatu, berbeda dengan kebanyakan orang dimana mereka menyerah ketika kurang selangkah lagi atau di tengah jalan. orang yang mudah putus asa sudah menyerah padahal baru saja dia lakukan.

  • Sugesti negatif (external/internal)
    Sugesti negatif atau berpikiran negatif adalah keadaan dimana kita selalu memikirkan hal-hal yang buruk, padahal hal-hal tersebut tidak akan terjadi atau kemungkinan besar tidak terjadi. 

Sugesti alias percaya adalah kondisi dimana kita mempercayai sesuatu, misalnya kita percaya bahwa jika kita melakukan ini maka hasilnya ini, jika kita melakukan itu maka hasilnya itu.

Dan buruknya pikiran atau sugesti negatif adalah kita akan selalu mengira hal-hal yang kita lakukan akan berdampak buruk, padahal segala sesuatu perbuatan itu tergantung dengan niatnya. Jika niat kita baik maka hasilnya baik, jika niat kita buruk maka hasilnya buruk.

  • Tidak percaya diri
    Tidak percaya diri adalah keadaan dimana kita tidak yakin kepada diri kita sendiri. Dimana kita selalu berpikir bahwa kita tidak bisa melakukan sesuatu, bahwa jika kita melakukannya maka kita akan mengacakannya.

Sifat ini sangat menghalangi kita jika kita ingin menggapai tujuan kita atau saat kita ingin menjadi lebih baik. Karena, dengan adanya sikap ini di diri kita, maka kita tidak akan mau untuk melakukan sesuatu, kita akan selalu percaya bahwa kita tidak bisa melakukannya dan jika kita melakukannya maka kita akan mengacaukannya.

  • Trauma
    Trauma adalah kejadian buruk yang terjadi di masa lalu dan kita terus mengingat dan membayangkannya. Trauma menyebabkan kita tidak ingin melakukan sesuatu karena teringat dengan kejadian traumatik tersebut dan kita tidak ingin mengalami kejadian itu lagi. Dan karena kita tidak ingin kejadian tersebut kita alami lagi, akhirnya kita memilih untuk tidak mencobanya lagi selama-lamanya.

Hal-hal tersebut merupakan tanda-tanda jika seserang memiliki mental block. Orang yang memiliki mental block akan susah untuk diajak maju, karena tubuh dan pikirannya terbayang dengan hal-hal negatif diatas.

Cara untuk mengatasi mental block ini adalah dengan membuka gembok yang mengekang. mental block ini kita ibaratkan seperti gembok yang mengekang kita untuk maju dan terus berkembang. Dan untuk mengatasinya kita harus membuka gembok ini, caranya:

  1. Segera lakukan dan jangan menunda.
  2. Yakin bahwa kunci kesuksesan ada di tangan kita.
  3. Pantang menyerah.
  4. Positif thinking.
  5. Percaya kepada diri kita sendiri.
  6. Terapi/ hypnoteraphy.

F. ALAT DAN BAHAN

Laptop, Mouse, Charger, Internet.

G. TARGET WAKTU

08.00-16.00 WIB.

H. TEMUAN PERMASALAHAN DAN SOLUSINYA

-

I. KESIMPULAN YANG DIDAPAT

Masalah adalah hal atau kejadian yang memperlambat atau mencegah kita untuk menggapai tujuan kita. Hambatan dapat berasal dari Internal maupun External, Internal misalnya diri kita sendiri, sikap kita, perilaku kita, kesehatan kita, dan yang lainnya. Sedangkan masalah External misalnya orang yang tidak suka dengan kita, lingkungan, keadaan alam, dan lain-lain.

J. REFERENSI

Hasil diskusi hari ini.

Hanya orang biasa yang ingin membagikan sedikit pengetahuannya, mudah-mudahan ilmu yang saya berikan dapat bermanfaat bagi kita semua. Ingat! kekalkanlah ilmu dengan cara menulisnya.

Posting Komentar

© BlogAfthoni. All rights reserved. Premium By Raushan Design