Menerima jasa editing foto dan video. Hubungi saya
Postingan

Diskusi Bertemakan Kamu Ada Untuk Apa? dan Cara Memahami Tujuan Hidup || BLC TELKOM KLATEN










A. PENDAHULUAN

Pengertian

Sebenarnya kamu ada untuk apa sih?
    Jawaban pertanyaan tersebut adalah tergantung dimana tempatnya?, perannya apa?, dan kepengtingannya apa?. Misal kita ada di sebuah cafe, terus kita perannya itu sebagai apa? misal sebagai pembeli atau bisa juga sebagai pelayan. Trus kita kepentingannya tuh apa? Misal kalo peran kita sebagai pembeli ya kepentingannya ya ingin membeli sesuatu yang ingin kita beli. Kalo semisal kita perannya sebagai pelayan ya kepentingannya kita di cafe itu ya sebagai pelayan/yang melayani pembeli. Hal ini merupakan penjabaran dari Islam Rahmatan Lilalamin, yaitu mengisi celah-celah atau kekurangan orang lain, dan menghargai perbedaan.

Memahami tujuan hidup itu seperti apa sih?
    Tujuan hidup sendiri diartikan sebagai suatu panduan bagi diri kita dalam menjalani kehidupan. Hal ini berguna untuk memandu, membentuk cita-cita, serta menemukan makna dibalik seseorang menjalani hidup. Selain itu, itu dapat membantu kita dalam mengambil berbagai keputusan dalam hidup, baik skala kecil maupun besar. Tentunya, tujuan hidup dapat berubah-ubah seiring berjalannya waktu dan pengalaman yang kita alami.

Kebanyakan orang-orang menentukan tujuan hidupnya hanya untuk mencari kebahagiaan, hal itu tidaklah salah, namun kurang tepat. Misalnya gini, apakah orang yang mempunyai tujuan hidup hanya untuk mencari kebahagiaan, jika sudah mendapat kebahagiaannya berarti orang itu telah selesai menjalani hidupnya? Secara bahagia itu kan sederhana. Orang tinggal senyum atau tertawa aja sudah bisa dikatakan bahagia kok. Nah, maka dari itu hari ini kita akan beridiskusi tentang memahami apa itu tujuan hidup.

Latar belakang masalah

Belum sadar diri dengan kondisi kita berada dan belum mengerti apa tujuan hidup kita.

B. MAKSUD DAN TUJUAN

Berdiskusi mengenai kesadaran diri dan cara memahami tujuan hidup, tujuannya yaitu agar bisa sadar diri dengan kondisi dimana kita berada dan agar mengerti tujuan hidup kita itu apa.

C. BATASAN DAN RUANG LINGKUP PEKERJAAN

- Kamu ada untuk apa.
- Memahami tujuan hidup.

D. TARGET DAN HASIL YANG DIHARAPKAN

Dapat menerapkan kesadaran diri dimanapun lingkungan kita berada, dan dapat memahami tujuan hidup yang sebenarnya.

E. TAHAPAN PELAKSANAAN

- Briefing.
- Berdiskusi.



PEMBAHASAN:


Kamu ada untuk apa?
    Jawaban pertanyaan tersebut adalah tergantung dimana tempatnya?, perannya apa?, dan kepengtingannya apa?. Misal kita ada di sebuah cafe, terus kita perannya itu sebagai apa? misal sebagai pembeli atau bisa juga sebagai pelayan. Trus kita kepentingannya tuh apa? Misal kalo peran kita sebagai pembeli ya kepentingannya ya ingin membeli sesuatu yang ingin kita beli. Kalo semisal kita perannya sebagai pelayan ya kepentingannya kita di cafe itu ya sebagai pelayan/yang melayani pembeli. Hal ini merupakan penjabaran dari Islam Rahmatan Lilalamin, yaitu mengisi celah-celah atau kekurangan orang lain, dan menghargai perbedaan.

Ketika kita bangun tidur, siapa yang menghendaki?
    ketika kita bangun tidur, yang menghendaki itu tuhan yang maha esa, ketika kita masih di beri bangun itu berarti kita masih di beri kehidupan sehari lagi, dan pada saat bangun itu apakah kita tahu maksud dan tujuan kenapa tuhan yang maha esa itu membangunkan kita maka disitulah kita harusnya meminta petunjuk kepadanya. 

Semisal kita lagi tidur malam, terus kita dibangunkan pukul 2 pagi, pasti tuhan itu punya maksud dan tujuan membangunkan kita pada jam se pagi itu. Entah itu tuhan ingin mendengarkan keluh kesahmu di sepertiga malam, atau yang lainnya. Yang tahu itu tuhan sendiri. Kita itu hanya bisa berusaha dan melakukannya.

Memahami tujuan hidup itu seperti apa sih?
    Tujuan hidup sendiri diartikan sebagai suatu panduan bagi diri kita dalam menjalani kehidupan. Hal ini berguna untuk memandu, membentuk cita-cita, serta menemukan makna dibalik seseorang menjalani hidup. Selain itu, itu dapat membantu kita dalam mengambil berbagai keputusan dalam hidup, baik skala kecil maupun besar. Tentunya, tujuan hidup dapat berubah-ubah seiring berjalannya waktu dan pengalaman yang kita alami.

Kebanyakan orang-orang menentukan tujuan hidupnya hanya untuk mencari kebahagiaan, hal itu tidaklah salah, namun kurang tepat. Misalnya gini, apakah orang yang mempunyai tujuan hidup hanya untuk mencari kebahagiaan, jika sudah mendapat kebahagiaannya berarti orang itu telah selesai menjalani hidupnya? Secara bahagia itu kan sederhana. Orang tinggal senyum atau tertawa aja sudah bisa dikatakan bahagia kok. Nah, maka dari itu mulai dari sekarang, yuk rencanakan tujuan hidup kita mulai dari sekarang, agar kita tidak kaget dengan tantangan yang akan kita hadapi di masa yang akan datang.

Cara merencanakan tujuan hidup yang baik
    Psikolog asal Amerika Serikat, David B. Feldman menjelaskan beberapa hal yang perlu kita lakukan dalam merencanakan tujuan hidup. Di antaranya: 

1. Tentukan Hal yang Penting dalam Hidup
Point pertama ini pasti masih banyak dari kita yang lupa buat ngelakuin ini. Salah satunya mungkin karena terlalu sibuk mengejar sesuatu yang di depan mata, hingga lupa hal apa yang sebenarnya penting dalam hidup kita. Maka dari itu, kita bisa menentukan apa yang kita anggap penting selama ini. Alhasil, itu dapat merencanakan tujuan hidup dengan baik.

2. Tentukan Apa yang Menjadi Prinsip Hidup Kita
Selanjutnya, kita bisa mencoba menentukan apa sih yang menjadi prinsip kita dalam menjalani hidup. Prinsip ini berguna bagi kita menghadapi berbagai dinamika atau persoalan kehidupan, serta merencanakan tujuan hidup. Salah satunya sebagai pegangan kita saat mengalami permasalahan dalam hidup. Dengan begitu, kita dapat merencanakan tujuan hidup dengan baik melalui prinsip ini.

3. Tentukan Secara Jelas
Pada point ketiga ini kita bisa mencoba menentukan tujuan hidup yang jelas dan merencanakannya. Salah satunya lewat mengetahui untuk apa kita menentukan tujuan tersebut. Karena terdapat alasan umum kenapa orang gagal mencapai tujuan hidupnya, yaitu kurang jelasnya tujuan yang diciptakan. Maka dari itu, penting bagi kita untuk menciptakan tujuan hidup yang jelas, guna memudahkan kita dalam merencanakan tujuan hidup yang baik.

4. Realistis dalam Menciptakan Tujuan
Tak ada yang salah dengan apapun tujuan hidup yang kita tentukan. Karena sebagai manusia, kita berhak buat menentukan sendiri apa yang menjadi tujuan kita dalam hidup. Akan tetapi, seringkali mungkin tujuan kita tersebut kurang realistis, sehingga memunculkan masalah dalam mencapai tujuan tersebut. Maka dari itu, kita bisa mencoba menyesuaikan antara tujuan hidup dengan kondisi kita saat ini!

5. Ciptakan Tujuan untuk Dicapai, Bukan Dihindari
Seringkali kita mungkin membuat tujuan untuk menghindari suatu hal yang tak diinginkan. Sebenarnya tak ada yang salah saat kita membuat tujuan seperti itu, karena itu merupakan pilihan kita sendiri. Namun, alangkah baiknya jika kita memfokuskan tujuan hidup kita untuk mencapai sesuatu, ketimbang menghindarinya.

Misalnya, kita ingin menjadi seorang Network Engineering yang kaya raya suatu saat nanti. Alasannya karena kita tidak ingin hidup susah ketika sudah nikah nanti. Nah, hal itu bisa dibilang kita sedang menghindari sesuatu, yaitu gak pengen hidup susah saat kita berkeluarga. Maka dari itu, kita bisa mencoba mengganti pemikiran kita itu dengan, “Saya ingin menjadi kaya raya demi membahagiakan keluarga saya kelak.” Dengan begitu, kita bakal lebih termotivasi dalam mencapai tujuan kita itu.

Hal yang Menghambat Perencanaan Tujuan Kita
Ada saatnya mungkin kita telah merencanakan tujuan hidup sedemikian rupa. Beberapa hal mungkin sudah kita persiapkan, akan tetapi mungkin kita juga tidak menyadari bahwa adal hal yang menghambat perencanaan tujuan kita, diantaranya yaitu:

1. Pertama, kita masih terjebak dalam kehidupan masa lalu
Seringkali kita mungkin masih belum bisa berdamai dengan kejadian yang telah terjadi. Entah kesalahan yang pernah kita lakukan atau kegagalan dalam suatu hal. Hal itu mungkin terus membayangi kita dalam berkehidupan sehari-hari. Alhasil, kita jadi susah fokus dalam merencanakan tujuan hidup.

2. Kedua, kita terlalu mencemaskan apa yang terjadi di masa depan
Hambatan yang satu ini mungkin sering disebut sebagai berpikir berlebihan, atau overthinking. Biasanya, itu terjadi saat kita dihadapkan tentang ketidakpastian mengenai suatu hal, seperti masa depan. Alhasil, rasa cemas ini menghambat kita dalam merencanakan tujuan hidup deh, karena kita keburu takut dengan hal yang belum terjadi. Kecemasan ini juga bisa dikatakan perspektif kita yang negatif. 

Saya juga pernah baca-baca buku, dan saya menemukan kalimat yang menarik, yaitu ''Kesalahan terbesar remaja yaitu terlalu mencemaskan masa depannya yang belum pasti". Bisa diartikan remaja zaman sekarang itu terlalu mencemaskan masa depannya yang belum pasti, toh masa depan itu kan ada di tangan tuhan, sukses atau tidaknya seseorang juga tuhan yang menentukan. Akan tetapi kita juga harus berusaha untuk meraih masa depan yang kita inginkan, bukannya malah cuma pasrah atau berserah diri dan tidak mau berusaha!

3. Ketiga, kita terlalu sibuk berkomentar tentang hidup orang lain
Mulai dari soal kehidupan status pribadi, pekerjaan, sampai urusan rumah tangga orang lain. Sebenarnya wajar aja kalo kita begitu kok, sebab hidup kita pasti saling bersinggungan dengan orang lain. Akan tetapi, tentu itu gak baik bagi diri kita jika terlalu sering dilakukan. Kita jadi sibuk ngurusin hidup orang lain, sehingga menghambat kita dalam merencanakan masa depan!

4. Keempat, kita terlalu bergantung dengan orang lain
Sebagai makhluk sosial, merupakan hal yang wajar ketika kita membutuhkan orang lain. Namun, itu menjadi suatu yang gak baik jika kita terlalu bergantung dengan mereka. Ada kalanya mungkin bisa saja mereka meninggalkan kita secara tiba-tiba, dan kita gak siap dengan hal itu. Apalagi kalo kita terlalu bergantung kepada orang lain dalam hidup kita. Alhasil, tujuan hidup kita jadi berantakan deh gara-gara terlalu bergantung pada orang lain.

5. Kelima, kita kurang spesifik dalam merencanakan tujuan
Dalam merencanakan suatu hal, tentu dibutuhkan strategi yang baik untuk mencapainya. Mulai dari langkah kecil, sampai langkah besar yang akan dilakukan. Seringkali strategi yang kurang jelas menghambat kita dalam merencanakan tujuan kita itu, seperti jadi kurang termotivasi. Alhasil, tujuan hidup kita jadi cuma sebatas wacana aja deh.



F. ALAT DAN BAHAN

Laptop, Mouse, Charger, Internet.

G. TARGET WAKTU

Jam kerja (08.00-16.00 WIB).

H. TEMUAN PERMASALAHAN DAN SOLUSINYA

    Temuan Masalah

Belum sadar diri saat berada di suatu tempat, mulai dari maksud dan tujuan, peran kita sebagai apa, dan kepentingannya itu apa.

    Solusi

Dimanapun kita berada, kita harus mempunyai motivasi, maksud dan tujuan kita di satu tempat tersebut. Agar kita mudah untuk sadar diri dan mampu beradaptasi di lingkungan dan tempat kita berada.

I. KESIMPULAN YANG DIDAPAT

Kita harus bisa menempatkan diri kita di suatu tempat tersebut sesuai tempat atau lingkungan yang kita tempati. Dan kita juga harus mempunyai kesadaran diri, maksud dan tujuan, motivasi, serta peran dan kepentingan kita berada di suatu tempat tersebut. Dan hidup itu harus mempunyai tujuan yang tepat. Tujuan ini hidup berguna untuk memandu, membentuk cita-cita, serta menemukan makna dibalik seseorang menjalani hidup. 

J. REFERENSI

- Mbah Suro


 

Hanya orang biasa yang ingin membagikan sedikit pengetahuannya, mudah-mudahan ilmu yang saya berikan dapat bermanfaat bagi kita semua. Ingat! kekalkanlah ilmu dengan cara menulisnya.

Posting Komentar

© BlogAfthoni. All rights reserved. Premium By Raushan Design