A. PENDAHULUAN
Pengertian
Apa sih DHCP Server itu?
DHCP server adalah sebuah perangkat yang bertugas untuk mengatur dan memberikan alamat IP secara otomatis kepada komputer client yang ada. Sementara itu, komputer /perangkat lain seperti handphone yang menerima alamat IP dari DHCP server disebut DHCP client. DHCP server biasanya memberikan alamat IP khusus yang dinamis pada setiap komputer client. Jadi, alamat IP yang dikirim oleh DHCP server dapat kadaluarsa pada waktu yang ditetapkan.
Namun, biasanya DHCP server akan memperbarui masa alamat IP tersebut secara otomatis. Di sinilah kelebihan menggunakan perangkat ini, sehingga komputer client atau sysadmin sekalipun tidak harus melakukan apa-apa.
Kemudian Apa yang dimaksud DNS itu?
DNS atau Domain Name System adalah suatu sistem database terdistribusi untuk mencari suatu nama situs yang terhubung dengan jaringan menggunakan TCP/IP. Sementara, DNS Server adalah sistem komputer server yang menjalankan layanan kerja DNS.
Lalu, bagaimana aplikasinya? Untuk akses internet atau website tertentu, biasanya Anda diminta mengetikkan ID Address website yang dituju. Saat memasukan URL di address bar di suatu browser, DNS Server akan menerjemahkan URL menjadi IP Address yang bisa diproses oleh komputer. Maka dari itu, Anda bisa membuka halaman suatu situs.
Misalnya, akses ke Google tidak perlu mengetik 172.217.0.142 di address bar. Anda hanya perlu memasukkan alamat google.com saja. Tentu saja ini mempermudah pekerjaan dan efisien.
Lalu, Apa sih WEB Server itu?
Web server adalah sebuah software (perangkat lunak) yang memberikan layanan berupa data. Berfungsi untuk menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien atau kita kenal dengan web browser (Chrome, Firefox). Selanjutnya ia akan mengirimkan respon atas permintaan tersebut kepada client dalam bentuk halaman web.
Latar belakang masalah
Dikarenakan belum mengerti cara mengkonfigurasi Server DNS, DHCP, dan WEB.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
Mengkonfigurasi DHCP Server, DNS Server, dan WEB Server.
C. BATASAN DAN RUANG LINGKUP PEKERJAAN
- Apa itu DHCP Server.
- Apa itu DNS.
- Apa itu WEB Server.
D. TARGET DAN HASIL YANG DIHARAPKAN
Dapat mengkonfigurasi DHCP Server, DNS Server, dan WEB Server. Serta dapat memahami fungsi dari perangkat yang dikonfigurasi.
E. TAHAPAN PELAKSANAAN
- Literasi.
- Konfigurasi.
Langkah-Langkah Konfigurasi
Konfigurasi DHCP Server
1. Langkah pertama yaitu tambahkan 3 perangkat Server, 3 Komputer Client, dan 1 Switch, dengan cara mengklik Ikon/gambar Network Devices (untuk Switch), dan End Devices (untuk Computer dan PC Client). Kemudian seret ke arah yang di inginkan.
2. Sambungkan komputer Client dan Server ke Switch menggunakan kabel Straight. Kenapa kok kabel Straight? Kenapa ga yang lain? Jawabnya, karena berbeda Device.
3. Agar mempermudah proses konfigurasi-nya, rename komputer server sesuai dengan servernya masing–masing dengan cara klik dibawah ikon Server yang bertuliskan label nomor Server. Contohnya '' Server0, Server1, Server2 ''.
4. Langkah selanjutnya yaitu, konfigurasi IP address komputer server DHCP. Dengan cara klik dua Server yang akan di konfigurasi, klik menu “Desktop”, pilih dan klik menu “IP Configuration”, lalu isikan IP address dan Subnet mask-nya.
- IP ServerDHCP : 192.168.1.1 Subnet Mask : 255.255.255.0
- IP ServerDNS : 192.168.1.2 Subnet Mask : 255.255.255.0
- IP ServerWEB : 192.168.1.3 Subnet Mask : 255.255.255.0
5. Klik menu “config”, pilih server DHCP, kemudian isikan “Pool Name”, “IP DNS Server”, “Range IP address”, dan maksimum User yang terkoneksi dalam satu jaringan”, setelah itu klik “Add” untuk menambahkan daftar alokasi IP address yang digunakan dalam satu jaringan.
Konfigurasi DNS Server
1. Langkah pertama untuk mengkonfigurasi DNS server yaitu setting terlebih dahulu IP address untuk Komputer Server DNS, dengan cara klik dua kali komputer yang ditentukan untuk menjadi Komputer Server DNS, lalu klik menu “Desktop”, pilih dan klik menu “IP Configuration”, isikan IP address dan Subnet mask-nya.
2. Langkah selanjunya yaitu konfigurasi servernya, caranya klik menu “Config”, pilih dan klik server “DNS”, lalu isikan Domain Name dan IP address dari Web Server, kemudian klik “Add”. Oh iya, untuk IP Addressnya diisi sama dengan IP Servernya, jangan sampai berbeda jaringan.
Konfigurasi WEB Server
1. Dalam mengkonfigurasi Web/HTTPServer, setting terlebih dahulu IP address untuk Komputer Server Web/HTTP, dengan cara klik dua kali komputer yang ditentukan untuk menjadi Komputer Server Web/HTTP, lalu klik menu “Desktop”, pilih dan klik menu “IP Configuration”, isikan IP address, Subnet mask-nya dan DNS Severnya, guna untuk menghubungkan server WEB/HTTP dengan server DNS.
2. Langkah selanjutnya yaitu, konfigurasi servernya, klik menu “Config”, pilih dan klik menu “HTTP”, lalu pada file “index.html” dapat dirubah tulisannya, berikut konfigurasi file home page-nya.
! Tes IP DHCP pada komputer client
Berikut adalah tampilan IP Configuration komputer client ketika berhasil mendapatkan IP DHCP dari server:
! Test akses ke Website menggunakan IP Address WEB Server
Berikut adalah tampilan dalam mengkases Website yang diberikan Web Server pada komputer client menggunakan web browser. Caranya yaitu dengan mengklik salah satu komputer client, terus pilih menu Desktop, lalu pilih menu Web Browser, habis itu masukkan IP WEB Server. Maka tampilannya akan seperti ini:
F. ALAT DAN BAHAN
Laptop, Internet, Charger, Cisco Packet Tracer.
G. TARGET WAKTU
Jam Kerja (08.00-16.00) WIB.
H. TEMUAN PERMASALAHAN DAN SOLUSINYA
-
I. KESIMPULAN YANG DIDAPAT
Kita harus sering-sering melakukan praktek, karena dengan praktek itu lama-lama kita akan menjadi terbiasa dan tahu akan kegunaan dan fungsi dari perangkat itu sendiri. Karena tanpa praktek kita hanya tau pengertiannya saja, belum dengan pengimplementasiannya. Bruce Lee pernah berkata '' Saya tidak pernah takut menghadapi seseorang yang memiliki 1000 jurus, tetapi yang saya takuti adalah seseorang dengan 1 jurus, tetapi dilatih sebanyak 1000 kali ''. Oleh karena itu kita harus sering-sering berlatih supaya kita dapat menguasai apa yang kita pelajari.
J. REFERENSI
- Workbook CCNA.


.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)