Menerima jasa editing foto dan video. Hubungi saya

Konfigurasi Routing OSPF Multi Area Cisco Packet Tracer | BestPath-Network

 






Routing OSPF Multi Area

Sebelumnya kita sudah pernah membahas mengenai konfigurasi routing OSPF Single area. Nah, Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai konfigurasi OSPF multi-area. Berbeda dengan yang single area yang hanya menggunakan satu area yaitu area backbone, pada multi area terdapat beberapa area  yang berbeda, yang mana setiap area terdiri dari beberapa router dan network.

Pada OSPF terdapat beberapa jenis area yaitu :

  • Backbone : Area ini adalah area terpenting pada OSPF, area ini diidentifikasi dengan angka 0 atau 0.0.0.0, fungsi area ini adalah sebagai penghubung antara satu area dengan area lainnya, semua area yang bukan backbone harus terhubung langsung dengan area backbone ini untuk terhubung dengan area lainnya, jika tidak maka area tersebut tidak dapat mengirimkan informasi Routing pada area lain. Area yang tidak terhubung langsung secara fisik dapat diakali dengan menggunakan Virtual-Link.

  • Standard : Area ini adalah area biasa pada OSPF yang diidentifikasikan dengan angka desimal ataupun dengan 4 oktet angka desimal seperti alamat IP.

  • Stub : Area ini adalah area yang biasanya berada di ujung topologi OSPF, area ini tidak akan menerima informasi yang berasal dari luar OSPF (Redistribute).

Router ABR atau Router perbatasan antara satu area dengan area lainnya, bertugas untuk mendistribusikan informasi Routing yang berasal dari suatu area pada area lainnya dalam bentuk LSA Type-3 yang isinya hanya Network-Network yang dimiliki pada suatu area. jadi Router ABR akan memiliki LSDB lebih dari satu area.

Untuk lebih jelasnya langsung aja ke konfigurasinya.

Konfigurasi OSPF Multi Area

Pertama, buatlah topologi seperti gambar dibawah ini.


Berikut tabel pengalamatan IP biar lebih jelas.


Setelah mempelajari tabel pengalamatan di atas, langsung saja kita ke konfigurasinya.

Untuk langkah awalnya kita konfigurasikan terlebih dahulu IP untuk router nya, yang nantinya juga digunakan sebagai gateway.

Pertama konfigurasi Router0.

Caranya klik pada Router0 >> CLI >> lalu konfigurasikan seperti berikut.


Router0

Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface gig0/0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#interface gig0/0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit


Kemudian konfigurasi Router 1.

Klik pada Router1 >> CLI >> lalu konfigurasikan seperti berikut.


Router1

Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface gig0/0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.1.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#interface gig0/0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.3.1 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit


Selanjutnya konfigurasi Router 2.

Klik pada Router2 >> CLI >> lalu konfigurasikan seperti berikut.


Router2

Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface gig0/0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.2.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#interface gig0/0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.4.1 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit


Setelah itu konfigurasi Router 3.

Klik pada Router3 >> CLI >> lalu konfigurasikan seperti berikut.


Router3

Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface gig0/0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.3.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#interface gig0/0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.5.1 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit


Lanjut konfigurasi Router 4.

Klik pada Router4 >> CLI >> lalu konfigurasikan seperti berikut.


Router4

Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface gig0/0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.4.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#interface gig0/0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.6.1 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit


Masuk konfigurasi Router 5.

Klik pada Router5 >> CLI >> lalu konfigurasikan seperti berikut.


Router5

Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface gig0/0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.5.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit


Yang terakhir masuk ke konfigurasi Router 6.

Klik pada Router6 >> CLI >> lalu konfigurasikan seperti berikut.


Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface gig0/0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.6.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit


Setelah menghidupkan port dan menambahkan IP pada setiap router, langsung saja kita masuk ke konfigurasi OSPF Multi Area.


Routing OSPF Router0


OSPF Router0

Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#router-id 1.1.1.1
Router(config-router)#network 192.168.1.0 0.0.0.3 area 0
Router(config-router)#network 192.168.2.0 0.0.0.3 area 0
Router(config-router)#exit


Routing OSPF Router1


OSPF Router1

Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#router-id 2.2.2.2
Router(config-router)#network 192.168.1.0 0.0.0.3 area 0
Router(config-router)#network 192.168.3.0 0.0.0.3 area 0
Router(config-router)#exit


Routing OSPF Router2


OSPF Router2

Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#router-id 3.3.3.3
Router(config-router)#network 192.168.2.0 0.0.0.3 area 0
Router(config-router)#network 192.168.4.0 0.0.0.3 area 0
Router(config-router)#exit


Routing OSPF Router3


OSPF Router3

Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#router-id 4.4.4.4
Router(config-router)#network 192.168.3.0 0.0.0.3 area 0
Router(config-router)#network 192.168.5.0 0.0.0.3 area 1
Router(config-router)#exit


Routing OSPF Router4


OSPF Router4

Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#router-id 5.5.5.5
Router(config-router)#network 192.168.4.0 0.0.0.3 area 0
Router(config-router)#network 192.168.6.0 0.0.0.3 area 2
Router(config-router)#exit


Routing OSPF Router5


OSPF Router5

Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#router-id 6.6.6.6
Router(config-router)#network 192.168.5.0 0.0.0.3 area 1
Router(config-router)#exit


Routing OSPF Router6


OSPF Router6

Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#router-id 7.7.7.7
Router(config-router)#network 192.168.6.0 0.0.0.3 area 2
Router(config-router)#exit


Setelah semua router selesai dikonfigurasi, kita bisa mengecek dengan melihat routing tabel pada setiap router, caranya bisa dengan perintah show ip route pada setiap router.

Sekian konfigurasi OSPF Single Area, apabila ada salah kata atau penulisan yang kurang tepat, saya sebagai penulis meminta maaf yang sebesar-besarnya.

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Hanya orang biasa yang ingin membagikan sedikit pengetahuannya, mudah-mudahan ilmu yang saya berikan dapat bermanfaat bagi kita semua. Ingat! kekalkanlah ilmu dengan cara menulisnya.

Posting Komentar

© BlogAfthoni. All rights reserved. Premium By Raushan Design