Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai guys, kembali lagi di BlogAfthoni! Sebelumnya Apakah kamu pernah mendengar istilah firewall pada sebuah komputer? Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah tersebut, karena firewall hadir di berbagai sistem operasi yang ada. Firewall ini berkaitan dengan sistem keamanan pada sebuah komputer. Ia memiliki icon yang cukup khas dan sederhana yakni hanya tembok bata merah (atau tembok bata merah dengan api). Pada kesempatan kali ini kita akan membahas apa itu firewall, jenis, fungsi, dan cara kerjanya. Simak artikel ini dengan baik ya, jangan sampai ada informasi yang tertinggal!
Apa itu Firewall?
Firewall adalah sistem keamanan pada jaringan komputer yang bertugas untuk melindungi komputer dari serangan virus, malware, dan jenis serangan lainnya yang dapat berpotensi membahayakan.
Firewall sendiri memiliki tugas utama untuk memantau dan mengontrol seluruh akses yang masuk dan keluar lewat koneksi jaringan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. Selain itu, ia juga memiliki peranan untuk menjaga keamanan jaringan internet yang terhubung. Akan tetapi, banyak pengguna yang belum menyadari adanya sistem ini dan mengabaikannya.
Fungsi Firewall
Firewall memiliki beberapa fungsi yang berguna. Ia juga memiliki fungsi utama untuk menjaga pengguna dari serangan apa pun ketika pengguna menggunakan perangkat komputer. Berikut ini adalah beberapa fungsi yang dimiliki firewall:
- Melindungi data dari serangan pihak yang tidak bertanggung jawab
Fungsi pertama dan utama dari firewall adalah untuk melindungi data pengguna dari serangan pihak yang tidak bertanggung jawab. Serangan-serangan ini dapat berupa pencurian data, penyalahgunaan informasi, hingga peretasan yang dilakukan oleh hacker.
- Menyaring konten yang tidak diinginkan
Kedua, firewall dapat menyaring konten-konten yang misterius dan berbahaya. Tidak hanya menyaring, tetapi firewall juga bisa memblokir konten-konten tersebut. Contohnya seperti pesan spam yang biasanya mengandung virus dan konten dari sebuah website.
- Memonitor bandwidth
Terakhir, firewall berfungsi untuk memantau atau mengatur batasan bandwidth terhadap konten yang kamu inginkan. Bahkan, kamu juga dapat menetapkan prioritas untuk penggunaan bandwidth.
Jenis Firewall
Setelah mengetahui definisi dan fungsi dari firewall, sekarang kita akan membahas beberapa jenis firewall. Berikut ini adalah jenis-jenis dari firewall:
- Next-generation firewall
Jenis yang pertama adalah next-generation firewall. Firewall ini sering disebut sebagai firewall masa kini. Next-generation firewall ini dibagi atas tiga fitur utama, yaitu pemeriksaan detail paket, mengevaluasi sumber dari paket, dan menentukan penilaian identitas paket. Dilihat dari jenisnya, firewall ini juga terbagi menjadi 3 jenis, yakni perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan cloud.
- Packet-filtering firewall
Selanjutnya ada packet-filtering firewall, yakni jenis tertua di antara jenis firewall yang lain. Packet-filtering firewall berjalan dengan cara memeriksa paket sistem. Proses pemeriksaan meliputi IP address, nomor port, tipe, dan lainnya. Kelebihan dari packet-filtering firewall ini adalah ringan dan tidak memengaruhi performa dari sistem.
- Proxy firewall
Ketiga, proxy firewall sering disebut juga dengan application-level gateway. Firewall ini bekerja dengan memproses sumber paket beserta isi paketnya. Jika menggunakan proxy firewall, kamu akan mendapatkan keamanan. Akan tetapi, hal ini bisa memperlambat kinerja sistem.
- Stateful inspection firewall
Yang terakhir, stateful inspection firewall. Jenis yang satu ini memiliki fungsi utama untuk memeriksa sumber paket dan membuka isi paket itu sendiri. Sama seperti proxy firewall, kamu akan mendapatkan keamanan. Namun, hal ini bisa mengurangi performa sistem.
Cara kerja Firewall
Cara kerja firewall adalah dengan menyaring data (packet) antara jaringan di internet. Ia bisa membolehkan atau tidak membolehkan suatu packet diakses oleh sebuah komputer.
Nah, ada tiga cara yang digunakan firewall untuk mengamankan jaringan. Firewall bisa menggunakan satu, dua, atau mengombinasikan ketiga cara berikut untuk mengamankan jaringan. Simak penjelasan berikut untuk lebih lengkapnya:
1.Packet Filtering (Stateless)
Firewall menggunakan aturan tertentu untuk melihat boleh tidaknya suatu data masuk ke jaringan. Setiap packet diperiksa secara sendiri-sendiri atau dalam isolasi. Jika packet dikirim dalam grup, maka setiap packet akan diperiksa secara satu per satu.
Ketika sebuah packet dianggap berbahaya maka ia takkan diijinkan masuk. Sebaliknya, ketika packet dianggap aman maka dia akan diteruskan ke sistem yang meminta.
2. Proxy Service
Proxy service adalah aplikasi yang bekerja sebagai penghubung antara sistem jaringan. Aplikasi proxy berada di dalam firewall dan bertugas untuk memeriksa paket yang saling ditukarkan dalam jaringan.
Sistem ini bisa dikatakan lebih efektif. Sebab, semua informasi yang diperiksa secara tersentralisasi. Cara kerja macam ini bisa dikatakan lebih canggih karena proxy service berusaha menciptakan hubungan antarjaringan yang mirip.
Proxy seolah menghubungkan jaringan secara langsung, padahal ia hanya berusaha meng-copy mekanisme yang mirip.
3. Stateful Inspection
Sistem ini menelusuri paket yang diterima dengan aktivitas-aktivitas sebelumnya. Paket yang diterima kemudian diperiksa dalam database packet. Jika packet berkonotasi positif atau tidak menunjukkan risiko bahaya, maka ia akan diteruskan ke sistem yang meminta.
Ketika firewall selesai memeriksa paket, ia kemudian akan merespons dengan salah satu dari tiga cara.
- Pertama, accept atau terima. Artinya, firewall akan memperbolehkan trafik untuk melewati jaringan.
- Kedua, reject atau tolak. Ini berarti firewall menolak trafik untuk lewat dan membalasnya dengan tampilan “unreachable error”.
- Dan yang terakhir, drop atau lewati di mana firewall menolak trafik tanpa mengirimkan pesan.
Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Hari Senin bersih-bersih, Pasang bendera biar berkibar. Cukup sekian dan terima kasih, Maaf jika penjelasannya panjang lebar.
Waasalamualaikum Wr. Wb

