Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai guys, kembali lagi di BlogAfthoni! Pada artikel kali ini kita akan membahas yang namanya Proses Booting Switch Cisco. Untuk keterangan lebih lanjut, simak artikel kali ini dengan baik ya, jangan sampai ada informasi yang tertinggal!
Sebelum ke materi intinya, alangkah baiknya kita mengetahui apa sih proses booting itu sendiri.
Apa sih Booting itu?
Booting adalah proses yang terjadi ketika kita pertama kali menghidupkan sebuah perangkat elektronik. Misalnya saat pertama kali kita menghidupakan sebuah komputer ataupun laptop pasti akan muncul logo Windows atau Linux (tergantung pake software apa), atau juga saat pertama kali kita menyalakan smartphone pasti akan muncul logo Android.
Setelah switch cisco dihidupkan, ia melewati urutan boot 5 langkah berikut:
Step Pertama
Switch akan memuat program power-on self-test (POST) yang disimpan di ROM. POST memeriksa subsistem CPU. Ini menguji CPU, DRAM, dan bagian dari perangkat flash yang membentuk sistem file flash.
Step Kedua
Selanjutnya, switch akan memuat software boot loader. Boot loader adalah program kecil yang disimpan dalam ROM yang dijalankan segera setelah POST berhasil diselesaikan.
Step Ketiga
Pemuat boot melakukan inisialisasi CPU tingkat rendah. Ini menginisialisasi register CPU, yang mengontrol dimana memori fisik dipetakan, jumlah memori, dan kecepatannya.
Step Ketiga
Pemuat boot menginisialisasi sistem file flash pada board sistem.
Step Keempat
Terakhir, boot loader menempatkan dan memuat citra perangkat lunak sistem operasi IOS default ke dalam memori dan memberikan kontrol peralihan ke IOS.
Mungkin itu saja yang bisa saya bagikan kepada kalian semuanya, kurang lebihnya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Untuk menutup artikel kali ini, Bu Yayas beli saos, Gracias y Adios!
Wassalamualaikum Wr. Wb.
